Berita Pendidikan

Rayakan Kelulusan dan Kesiapan Masuk SD, RA Tahfizh Yila Inti Persada Gelar Tahfizh Learning Exhibition (TLE)

PAMULANG – Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti halaman RA Tahfizh Yila Inti Persada. Menjelang akhir tahun pelajaran (Semester 2), lembaga pendidikan anak usia dini ini kembali menggelar agenda tahunan puncaknya yang bertajuk Tahfizh Learning Exhibition (TLE). Acara yang berfokus pada pameran Art & Craft ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan hasil belajar mereka selama satu semester terakhir.


Berdasarkan dokumentasi kegiatan yang tertera, suasana panggung utama dihias dengan latar belakang kain hitam bertuliskan ornamen warna-warni yang mencerminkan dunia anak-anak yang penuh imajinasi. Di atas karpet merah, puluhan siswa dengan seragam khas kuning-cokelat tampak tersenyum bangga sambil memegang kanvas hasil lukisan mereka masing-masing.

Kepala RA Tahfizh Yila Inti Persada, Ibu Hj. Intan Meutia, menyampaikan bahwa kegiatan TLE ini memiliki tiga tujuan utama yang sangat esensial bagi tumbuh kembang anak.

“Pertama, acara ini digelar sebagai bentuk rasa syukur anak-anak yang telah belajar di RA Tahfizh. Kami ingin mereka mengekspresikan rasa syukur tersebut dengan unjuk karya hasil belajar secara *fun* atau gembira,” ujar Ibu Hj. Intan Meutia.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan tujuan kedua yang melibatkan peran aktif keluarga. Seluruh hasil karya yang dipamerkan sengaja melibatkan orang tua secara langsung untuk memberikan apresiasi nilai berupa stiker. Keterlibatan ini dinilai sangat penting, terlebih bagi siswa yang akan segera melangkah ke jenjang sekolah dasar.

“Karena masa transisi pendidikan dari PAUD ke SD adalah momen yang cukup dinanti, melalui apresiasi langsung di TLE ini, orang tua diharapkan menjadi semakin optimis bahwa anaknya telah mampu dan siap—baik secara kognitif, sosial-emosional (sosem), maupun kematangan regulasi dirinya,” tambahnya.

Sebagaimana terlihat, antusiasme orang tua memang luar biasa. Mereka hadir mendampingi, memberikan dukungan, dan ikut berfoto bersama anak-anak serta para guru. Di sela-sela pameran, seperti yang diabadikan momen hangat saat orang tua dan guru berinteraksi langsung mengulas detail lukisan penuh warna, termasuk lukisan bertemakan hari besar keagamaan.

Sebagai tujuan ketiga, Ibu Hj. Intan Meutia menegaskan bahwa unjuk karya TLE ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap akhir tahun pelajaran pada Semester 2. Sementara itu, untuk menandai berakhirnya pembelajaran di Semester 1, sekolah merayakannya dengan konsep yang berbeda, yakni Tahfizh Learning Celebration (perayaan hasil belajar).

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan kreativitas mereka, seluruh siswa yang berfoto juga tampak mengenakan medali biru di leher mereka. TLE tahun ini tidak hanya sukses menjadi ruang pameran seni visual anak, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua dalam mengantarkan generasi yang siap, percaya diri, dan berkarakter menuju jenjang pendidikan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *