MEMBANGUN PENDIDIKAN REMAJA MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS MASJID

Masjid Raya Vila Inti Persada kembali mengadakan kajian akhir pekan di awal bulan Ramadhan. Kajian kali ini terasa berbeda karena dibawakan dengan gaya yang “kekinian” oleh bapak Irfana Steviano, S.Pd, M.Ed, selaku narasumber.

Narasumber adalah tenaga ahli di Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Berpengalaman dalam pendidikan berbasis multimedia dalam jaringan (online) dan berkenan mengisi kajian akhir pekan, Ahad (10/4)

Dokumentasi Kajian Akhir Pekan bersama Pak Irfana Steviano

Dalam pembukaan kajian, pak Irfan -demikian beliau biasa disapa- memaparkan kondisi riil yang sedang dihadapi anak-anak Indonesia umumnya dan usia remaja awal khususnya pada era kemajuan teknologi informasi ini. “Sudah bukan saatnya pengajaran mengandalkan ceramah. Yang ada, anak-anak akan bosan dan tidak berani berekspresi.”

Menurutnya, generasi hari ini merupakan generasi yang berbeda sama sekali karena sudah terikat dengan teknologi dan blak-blakan. “Masa ini pekerjaan tidak lagi relevan dengan pendidikan formal. Dunia mencari generasi yang bisa diajak berkolaborasi dalam tim.” Demikian lanjut beliau.

Industri kreatif di dunia dalam jaringan (online) sudah jauh lebih menjanjikan, dan remaja harus bisa memanfaatkan momentum agar terus terhubung dengan dunia. Pengimplementasian soft skill ditekankan pada fase ini.

Dengan demikian, anak-anak khususnya remaja muslim di lingkungan Vila Inti Persada akan menyongsong era teknologi informasi bersama dengan nilai-nilai Qurani. Bersama, akan kita kembangkan pendidikan remaja melalui teknologi informasi berbasis masjid.

Bismillah, semoga Allah meridhoi langkah kita. Aamiin…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.