BILA AWAL RAMADHAN KITA BERBEDA…

Ilustrasi, dok. Istimewa

Sebagai umat yang selalu dibimbing dan patuh kepada ulama, bangsa ini telah teruji menghadapi perbedaan yang muncul, baik dalam kehidupan sosial, keagamaan maupun bernegara. Perbedaan yang terjadi tidak menyeret kepada pertikaian fisik sebagaimana yang dialami di beberapa negara.

Bila di negara lain penentuan awal dan akhir Ramadhan ditetapkan oleh pemerintahnya masing-masing, maka di negeri kita tercinta ditetapkan oleh ulama dan pakar. Hal inilah yang mendewasakan umat ini tidak alergi dengan perbedaan, sehingga muncul kesadaran untuk saling menghormati dalam keragamaan.

Salah satu yang sering berbeda dalam urusan keagamaan adalah penentuan awal dan akhir Ramadhan. Hal ini terjadi karena perbedaan landasan dan metodologi pengambilan hukum yang dilakukan oleh ulama yang berijtihad. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada para ulama dan ahli yang berkompeten di bidang ini.

Selaku dewan takmir sebuah masjid yang mengayomi dan melayani semua golongan, maka Masjid ini mengambil beberapa keputusan, diantaranya adalah:

  1. Masjid Raya Vila Inti Persada mengikuti dan patuh kepada hasil sidang isbat Kementerian Agama RI yang akan diputuskan nanti malam, sebagai upaya menjaga apa yang telah dilakukan oleh pendahulu dan pendiri Masjid ini. Sehingga pelaksanaan puasa, tarawih dan amaliyah Ramadhan lainnya dimulai sebagaimana keputusan tersebut.
  2. Bila apa yang ditetapkan para ulama dan ahli dalam sidang isbat nanti berbeda dengan apa yang ditetap oleh Muhammadiyah dalam maklumatnya, maka, Masjid ini tetap memberikan fasilitas bagi jamaah yang melaksanakan tarawih dan amaliyah Ramadhan sejak malam nanti.
  3. Pelaksanaan tarawih 20 raka’at dengan jeda setelah 8 raka’at untuk shalat witir bagi yang melaksanakan 11 raka’at.
  4. Menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan ini untuk tidak saling mengolok, tapi sebaliknya mampu mendorong sikap saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan. Bukankah menolong dan menfasilitasi saudara yang berbuat baik, Allah akan memberikan pahala yang sama tanpa mengurangi pahala pelakunya…?

Semoga Allah senantiasa membimbing kita untuk menjaga persaudaraan iman ini dan memberikan taufiqNya kepada kita semua utk istiqamah dlm pengabdian kepadaNya hingga husnul khotimah….
Semoga Allah membantu kita dalam mengisi Ramadhan kali ini sesuai keridhaan-Nya hingga kita dikarunia malam lailatul qadar dan dikumpulkan bersama hamba2-Nya yg shaleh dg rahmat-Nya di dunia dan akhirat… Alfatihah…
amin….

Dewan Takmir Masjid Raya VIP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.